Skip to main content

Hanya Sebuah Canda

Dua sejoli bercanda ria, satu sang bidadari, satu orang sang nestapa. Berlari berkejaran, tertawa tralala, indah duniawi bagai surga di dunia. Bergulung2 dua sejoli saling merengkuh tertawa, menggelinding jatuh menuju onak berduri di waktu senja.

Maaf terucap, ketika pisau yang dipegang bidadari menghujam dada nestapa. Sang nestapa tersenyum hangat, sehangat darah yang mengalir dan terus merengkuhnya.

Sang bidadari gesrek, dan sang nestapa sengklek. Kesekian kalinya pisau menghujam dada nestapa, Bidadari tau itu sakit, tapi entah kenapa kembali melakukannya, dan kembali meminta maaf. Sang nestapa hanya tertawa hahaha, dengan darah kembali hangat mengalir, menghangatkan dunia yang dingin penuh keluh kesah, gelap dan kesendirian yang nestapa.

"Maaf".. Sang bidadari kembali berucap dan wajah penyesalan tiada taranya, pisaunya yang dia genggam semakin dalam menusuk dada sang nestapa.

Sang nestapa dengan senyum hangat tersungging meraih dan merengkuh sang dewi dalam pelukannya. "Hanya ini yang kubisa", katanya. "Aku tak mungkin bersaing dengan sang Dewa", tambahnya. "Ketika dia hanya cukup diam bisa mencegah sang dewi terluka, aku dengan segala upaya dan darahku, mungkin tak lah cukup menyelamatkannya", katanya.

Comments

Popular posts from this blog

Hidup Dalam Kenangan

 Dear diary, Lagi pengen nulis lagi untuk hari ini, tiba-tiba teringat lagi kenangan yang telah lalu bersama angel, bagaimana kami berpetualang di alam, yup, alam  kebetulan adalah hal yang kami sukai berdua, walopun terlambat untuk diketahui oleh kami. Salah satunya yang terlintas dalam benakku adalah ketika kami melakukan perjalanan ke pemandian air belerang di suatu tempat di daerah Tangerang. Perjalanan jauh yang seru dan kami menikmatinya. Setiba disana kami pun berendam di kolam yang tersedia, kolam-kolam dengan air memutih karena belerang dan asap yang mengepul. Setelah sekian lama berendam dan kami mengakhirinya, kami langsung kembali pulang setelah sempat berhenti untuk makan di tengah jalan. Ketika tiba di rumah, kami kok merasakan kelelahan yang amat sangat, badan berasa rontok dan lemas sekali. Dan ternyata, barulah kami tersadar bila kami terlalu lama berendam setelah membaca dari google. Dear diary, Aku tersenyum sendiri mengingat itu. Yup, saat ini aku hanya bis...

HYPERSEXUALITY: Signs, Symptoms, Treatment, & More!

This is what I felt also... :(

Precious One

You feel all right when you have it Just one ordinary day from many But when you lost it The day became nasty like a bitch You don't know how precious what you have Until the very moment you don't have Sometime you can only regret Sometime you have a chance to make it right Change is a necessity Someone can also change for their precious one The others too selfish to admit that they already have it Keep reject it till at the end, regret it V'z whfg ab bar...